Friday, April 26, 2013

UJIAN MID SEMESTER KIMIA ORGANIK II


Nama   :Indri eka
Nim     :RRA1C111014         
.  

1.     Asam karboksilat dapat ditransformasi menjadi beberapa turunan. Buatlah skema reaksi perubahan dari suatu amida menjadi ester selanjutnya dikonversi menjadi asil halida.
2.     Usulkan bagaimana mensintesis suatu Ester yang beraroma buah-buahan (seperti isopentil asetat yang beraroma pisang). Jelaskan reaksi-reaksi kimia yang terlibat dalam pembuatan ester tersebut.
3.     Jelaskan pengaruh efek induksi terhadap kekuatan tiga jenis asam karboksilat yang anda sintesis dari suatu amida.
4.     Usulkan amida yang anda gunakan pada soal no.3 dapat dibiodegradasi oleh suatu mikroorganisme, bagaimana hasil penguraiannya?














JAWABAN         
1.dalam asam organik asam-asam karboksilat merupakan asam organik yang penting.adapun ciri-ciri dari asam karboksilat yaitu memiliki gugus –COOH yang terikat pada gugus alkil(R-COOH).
      Di bawah ini Beberapa kelompok-kelompok senyawa yang termasuk turunan asam asam karboksilat adalah:
  • Asam karboksilat
  • Ester
  • Amida
  • Asil halida
  • Anhidrid asam
Senyawa  ketika di hidrolis akan menghasilkan asam karboksilat itu merupakan turunan dari asam karboksilat .Pada asam karboksilat ini  titik didihnya lebih tinggi ketika di bandingkan dengan senyawa organik lain.

2.  Ester merupakan turunan dari asam karboksilat yang  mana dari asam dengan mengganti gugus –OH oleh gugus –OR.Ester di namai dengan cara yang sama degan garam asam karboksilatnya.  Contohnya: 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXOFNgTaucNVrc-CfJTyEQA5coNXgIScbyWSOIX8pbkyYIjEKaO1XgTDa_rAEN6J7YhSjBsqYTJKVq5X2cEW84m71CxPIvuIox6Rn-3BD_Z74ak3L37U2IDJUsCGuKrvJ9eUy4OtkgnNYO/s400/etil+propanoat.JPG
       . ester buah-buahan.salah satu contohnya ialah pada ester pisang ini biasanya sering di gunakan pada makanan dan minuman       dengan penambahan ester isopentil asetat.sedangkan untuk mensintesis ester yang beraroma pisang saya belum bisa untuk menjelaskan reaksi-reaksinya,.,.,.

3.efek induksi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi stuktur keasaman asam karboksila dari beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi keasaman asam karboksilat,dan efek induksi ini adalah faktor yang paling penting pada pengaruh keasaman asam karboksilat yang mana fakrornya ialah efek induksi dari gugus yang dekat dengan gugus karboksil.efek ini terpancarkan melalui ikatan dan dengan menggeser elektron ikatan tersebut kea rah elektronegatifan.Senyawa amida dapat kita sintesis dengan berbagai cara yaitu dengan cara dehidrasi garam ammonium.
    Jenis asam karboksilat yang di sintesis dari suatu amida ialah Amida disintesis dari asam palmitat, suatu asam rantai panjang (C15H31COOH), dengan mereaksikan asam palmitat   dengan gas amoniak menggunakan katalis Nikel dilakukan selama 10 jam pada suhu 1800C sehingga diharapkan ikatan N-H dapat dipecah dengan energi yang lebih rendah dan memudahkan berjalannya reaksi amidasi.
4.Dari soal no 3 amida yang di gunakan ialah amida jenis asam palmitat,di mana asam palmitat ini asam lemak yang paling banyak di ketahui proses metabolismenya,untuk proses biodegradasinya saya kurang memahami,bagaimana asam palmitat ini dapat terdegradasi menjadi organisme.

Thursday, April 25, 2013

KEASAMAN ASAM KARBOKSILAT


KEASAMAN ASAM KARBOKSILAT

Suatu asam karboksilat adalah suatu senyawa yang mengandung gugusan karboksil, suatu istilah yang berasal dari karbonil dan hidroksil. Gugusan yang terikat pada gugusan karboksil dalam asam karboksilat bisa gugus apa saja, bahkan bisa gugus karboksil lain.
Dalam asam karboksilat gugus -COOH terikat pada gugus alkil (-R) atau gugus aril (-Ar). Meskipun yang mengikat gugus –COOH daspat berupa gugus alifatik atau aromatic, jenuh atau tidak jenuh, tersubstitusi atau tidak tersubstitusi sifat yang diperlihatkan oleh gugus –COOH tersebut pada dasarnya sama. Di samping terdapat asam yang mengandung satu gugus karboksil (asam monokarboksilat), diketahui juga terdapat asam yang memiliki dua gugus karboksil (asam dikarboksilat) dan tiga buah gugus karboksil (asam trikarboksilat). Perbedaan banyaknya gugus –COOH ini tidak mengakibatkan perubahan sifat kimia yang mendasar. Pada bidang biologi, terdapat gugus asam dengan derajat keasaman yang rendah, misalnya gugus -OH, -SH, gugus enol, gugus fenol. Senyawa bio-organik dengan gugus semacam ini tidak digolongkan sebagai asam organik. Contoh senyawa tersebut antara lain: asam laktat, asam asetat, asam format, asam sitrat dan asam oksalat.
              Faktor-faktor yang dapat meningkatkan kestabilan anion berarti akan menaikkan keasaman, dan faktor-faktor yang mengurangi kestabilan anion akan menyebabkan penurunan keasaman suatu asam karboksilat. Menurut teori asam-basa Bronsted Lowry, bila suatu asam karboksilat bersifat asam kuat, maka basa konjugasinya bersifat basa lemah, sebaliknya bila suatu asam karboksilat bersifat asam lemah, maka basa konjugasinya bersifat basa kuat.

KEASAMAN ASAM KARBOKSILAT
  •   Asam karboksilat terionisasi di dalam air membentuk larutan yang bersifat sedikit asam.
  •   Keasaman asam karboksilat ¹ asam-asam anorganik karena asam karboksilat terionisasi sebagian di dalam air --> asam lemah   
  •   Dibanding dengan alkohol, Ka asam karboksilat lebih besar  karena asam karboksilat dapat beresonansi   
  • Asam karboksilat dapat bereaksi dengan basa (NaOH) membentuk garam karboksilat  .

Resonansi dan kekuatan asam

Thursday, April 11, 2013

Biodegradasi senyawa-senyawa organik



            BIODEGRADASI SENYAWA-SENYAWA ORGANIK
     Biodegradasi Protein
         Protein merupakan komponen penting atau komponen utama.
Protein berfungsi sebagai pembentuk tubuh, sehingga dalam makanan protein berfungsi sebagai zat utama yang digunakan untuk membangun/membentuk tubuh.
Unsur kimia utama protein terdiri dari C, H, O dan N.
Maka berdasarkan penyusunnya protein dapat diartikan
Polimer dari beberapa asam amino (+/- 20 macam) yang terhubung dengan suatu ikatan yang disebut dengan ikatan peptida, sehingga protein disebut juga dengan ikatan Polipeptida (ikatan yang terdiri dari peptida-peptida).
Atau protein terdiri dari karboksil dan Amino, sehingga protein terdiri dari asam-asam amino.
Biodegradasi protein dilakukan oleh mikroba yang bersifat proteolitik.
Asam amino adalah: asam karboksil yang mempunyai gugus amino.
Selanjutnya, karena protein terdiri dari asam-asam amino, maka diperlukan suatu ikatan untuk menghubungkannya yang disebut dengan ikatan peptida.
Biodegradasi sering menimbulkan kerugian, yaitu mengakibatkan timbulnya bau busuk dan perubahan cita rasa makanan.
Bau busuk timbul karena pemecahan dari bahan organik yang mengandung Nitrogen (peptida dan asam amino).
Selain itu perombakan juga menyebabkan berubahnya tekstur dari substrat atau bahan pangan.
Hal ini disebabkan oleh koagulasi protein yang dapat mempercepat pembusukan
Bahan pangan yang dirusak biasanya produk yang kaya akan protein dan disimpan pada suhu rendah.
Contoh bakteri yang bersifat proteolitik adalah jenis: Bacillus, Clostridium, Pseudomonas dan Proteus.
    PERMASALAHAN:
Mengapa pada Biodegradasi protein dilakukan oleh mikroba yang bersifat proteolitik???
  Tlong penjelasannya ea temen-temen semua!!!!!!!!!